Ashobiyyah Kelompok
Kita ini hidup di zaman yang mana dalam menilai seseorang atau suatu kelompok itu harus hitam putih secara mutlak, seakan-akan orang atau kelompok tersebut benar semuanya atau salah semuanya. Padahal para ulama kita telah memberikan kaedah dalam masalah ini dengan sebaik-baiknya kaedah insya Allah. Berikut salah satu ulamanya:
Imam Ibnul Qayyim rahimahullahu berkata:
ولا نتعصب لطائفة على طائفة بل نوافق كل طائفة على ما معها من الحق ونخالفها فيما معها من خلاف الحق لا نستثني من ذلك طائفة ولا مقالة
"Kita tidak fanatik terhadap suatu kelompok atas kelompok lain. Bahkan kita sepakat dengan suatu kelompok yang ada padanya kebenaran dan menyelisihinya jika ada padanya kesalahan. Kita tidak mengecualikan dari hal tersebut satu kelompok pun atau satu perkataan pun".
📚 : [ Thariqul Hijratain juz 2 hal 858 ]
Beliau juga berkata:
فإن كل طائفة معها حق وباطل وتتفاوت في ذلك فالواجب موافقتهم فيما قالوه من الحق ورد ما قالوه من الباطل ومن فتح الله له بهذا الطريق فقد فتح له من العلم والدين كل باب ويسر عليه فهم الأسباب
"Sesungguhnya setiap kelompok itu pasti ada padanya kebenaran dan kebatilan dan itu bertingkat-tingkat. Maka yang wajib adalah menyepakati mereka jika mereka benar dan menolak mereka jika mereka salah. Barangsiapa yang Allah bukakan baginya jalan ini maka sungguh Allah telah membukakan baginya ilmu dan agama di semua bab dan mempermudah baginya memahami segala sebab".
📚 : [ Thariqul Hijratain juz 2 hal 840 ]
Sungguh indah perkataan Ibnul Qayyim, yaitu kita tidak mengecualikan dari hal tersebut satu kelompok pun atau satu perkataan pun.
Syaikhuna Abu Ya'qub al-Maqdisi taqabbalahullahu dalam risalahnya yang berjudul al-Ijtima' 'alas Sunnah wal Ijma' juga memberikan penjelasan yang bagus terkait ahkamul mukhalifin (hukum orang-orang yang menyelisihi), bahwasanya hukum orang-orang yang menyelisihi itu bertingkat-tingkat alias tidak satu tingkatan. Artinya tidak bisa kita pukul rata harus hitam putih dalam memberikan penilaiannya, yaitu benar secara mutlak atau salah secara mutlak. Wallahu a'lam.
✍🏻 : Ustadz Abu Bakr Al-Banjari hafidzahullahu ta'ala [ Klik Disini ]
Komentar
Posting Komentar
Harap mengisi kolom komentar dengan baik dan benar, segala bentuk promosi atau ujaran kebencian akan Kami Hapus.
Jika ada artikel yang kontra dengan pemahaman anda, kami menerima segala kritik dan saran. Silahkan sampaikan dengan sopan santun di kolom komentar tanpa menghujat atau playing victim, sertakan bukti pendukung yang kuat agar lebih logis.
Baarakallahu fiikum
-Owner