Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2026

Abu Lubabah

Semoga Kisah ini Menginspirasi Kita Bahwa; Sahabat yang dijamin masuk Surga pun tetap Taubat, bagaimana dengan kita Manusia Biasa yang berlumuran Dosa ? Abu Lubabah adalah kunyah. Nama beliau Basyir bin Abdul Mundzir. Sahabat Anshar dari suku Aus, dari perkampungan Amr bin Auf. Ada 2 riwayat: 1. Abu Lubabah ikut perang Badar. Sesuai riwayat yang menyebutkan beliau dan Ali bin Abi Thalib bergantian menunggangi unta dengan Rasulullah ﷺ ketika menuju Badar. 2. Abu Lubabah tidak mengikuti perang Badar. Beliau ditunjuk untuk bertanggungjawab atas kota Madinah saat Rasulullah ﷺ ke Badar. Bagaimana ? Tidak kontradiksi. Keduanya benar.  Ceritanya; Abu Lubabah sejak awal ikut rombongan yang berangkat ke Badar. Bergantian dengan Ali bin Abu Thalib menunggangi unta bersama Rasulullah ﷺ. Tiba di Rauha, sekira 80 km dari Madinah, Rasulullah ﷺ meminta Abu Lubabah kembali ke kota Madinah agar bersama Ibnu Ummi Maktum (yang sudah ditunjuk sebelumnya), untuk bertanggungjawab atas kota Madinah. Wa...

Abu Hafsh dan Istri Sholehah

Pada suatu hari, Abu Hafsh al-Kabir datang dari Irak menuju kota Bukhara. Kabar tentang kedatangannya cepat menyebar. Penduduk kota berbondong-bondong mendatanginya, memintanya agar berkenan menyampaikan pelajaran agama. Ia pun menyanggupi permintaan itu. Masjid dihias dengan indah. Sebuah dipan disiapkan. Abu Hafsh mengenakan pakaian sebagaimana pakaian para qadhi. Namun sebelum melangkah keluar, istrinya menahannya dengan sebuah pertanyaan sederhana, tapi sejenak membuatnya terhentak. “Ke mana engkau hendak pergi?” “Aku akan menasihati manusia,” jawabnya. Istrinya menatapnya dalam-dalam, lalu berkata pelan namun tajam. هَلْ عَمِلْتَ بِمَا عَلِمْتَ حَتَّى تَخْرُجَ إِلَى النَّاسِ فَتَعِظُهُمْ “Apakah engkau sudah mengamalkan ilmu yang engkau ketahui, hingga engkau (pantas) keluar menasihati orang lain?” Ucapan itu seperti anak panah yang tepat menembus hatinya. Ia terdiam sejenak, lalu berkata lirih. رَمَيْتَنِيْ بِسَهْمٍ نَافِذٍ. “Engkau telah melemparku dengan anak panah yang tepat ...